NAVIRI PAGI: SUBHANALLAH DAHSYATNYA PERTUKARAN UDARA SAAT MEMBACA AL-QUR'AN



Oleh: Ust. dr. Anwar Luthfi

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 


Lenteraumat.com,Surabaya-
Di dalam paru - paru terdapat jalur yang bercabang - cabang.
Dan pada ujung cabangnya terdapat alveolus yang bentuknya mirip setandan buah anggur.

Di sinilah terjadi pertukaran antara Oksigen (O2) yang kita hirup dengan Carbon Dioksida (CO2) yang akan dibuang keluar.

Semakin lama durasi interaksi antara oksigen yang kita hirup dengan alveolus ini, maka akan semakin banyak pula oksigen yang terserap.

Kapan kira - kira waktu interaksi terpanjang antara alveolus dan oksigen itu terjadi ?

Salah satu jawabannya yaitu PADA SAAT SHALAT dan TILAWAH AL QUR'AN.

Jadi, pada saat shalat dan tilawah, kita menghirup udara dalam - dalam tapi mengeluarkannya dengan perlahan - lahan. Pada saat itulah durasi interaksi antara alveolus dan oksigen sangat panjang, sehingga oksigen pun bisa terserap maksimal.

Para ilmuwan memberi istilah pada peristiwa ini dengan sebutan *SEWOT*, tapi bukan sewot versi Indonesia ya 😀

*SEWOT* itu singkatan dari Shalat is Excercise With Oxigent Therapy

Ada juga ilmuwan yang mengatakan : "Humming is good for your health"
Bergumam itu baik untuk kesehatanmu.

Itulah mengapa muslim yang rajin shalat dan tilawah Al Quran terlihat bercahaya pada wajahnya dan lebih sehat.

Hal ini juga sangat baik untuk penyembuhan penyakit, karena kebutuhan manusia yang paling esensial yaitu oksigen dapat terpenuhi secara optimal.

Kesimpulannya,
Muslim Itu Panen Oksigen Setiap kqali Shalat dan Tilawah Al Quran

Jadi jangan pernah tinggalkan shalat dan tilawah Al Quran untuk keselamatan kita di dunia dan akhirat nanti

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari berbagai bahaya dan penyakit terutama yang menyerang sistem pernafasan karena kesungguhan, keistiqamahan dan kekhusyu'an kita dalam mendirikan shalat serta membaca Al Quran

Editor: Sudono Syueb