A L L O H M U R K A



Oleh: Abdullah Mukti

Bismillaahir rohmaanir rohiiim.

Lenteraumat.com,Sidoarjo
Menurut berita, bahwa  saat ini masjid ditutup tapi pasar tidak. Dalam hati saya bertanya " apakah hal ini tidak membuat Alloh murka ? ". Masjid itu bersih dan suci dikatakan tempat penularan covid yang akhirnya ditutup. Padahal masjid adalah tempat tamu tamu Alloh yang sedang memenuhi panggilannya untuk berdzikir kepadaNya. Sedangkan pasar dibuka. Kita semua sudah faham kondisi pasar itu seperti apa. Apalagi masjid ditutup di saat ummat Islam akan menjalankan sholat 'IDUL ADHA. Ditambah lagi penyembelihan hewan qurban ditiadakan dengan alasan PPKM kemudian dananya dialihkan untuk membantu yang terpapar covid. Padahal orang yang terpapar covid itu butuh daging. Apakah memberi daging tidak termasuk membantu orang yang terpapar covid untuk menaikkan imun dan menjaga stamina ?

Maaf, saya khawatir dan takut sekali. Jangan jangan penutupan masjid dan meniadakan penyembelihan hewan qurban saat ini membuat Alloh murka. Atau memang Alloh sudah murka lalu bertambah murka.

Melihat kondisi saat ini mungkin sudah jadi bukti bahwa Alloh benar benar murka.

Coba kita perhatikan bersama sama ancaman Alloh karena murkaNya dalam QS. Al - Ahzab ayat 57.

ان الذين يؤذون الله ورسوله لعنهم الله في الدنيا  والاخرة واعدلهم عذابا مهينا.

Sesungguhnya (terhadap) orang orang yang menyakiti Alloh dan RosulNya, Alloh akan  melaknat mereka di dunia dan di akhirat dan menyediakan adzab yang menghinakan bagi mereka .

Di surat Al-Isro' ayat 58 dijelaskan :

وان من قرية الا نحن مهلكوها قبل يوم القيامة او معذبوها عذابا شديدا.....

Dan  tidak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya) melainkan kami membinasakannya sebelum hari qiyamat atau kami siksa (penduduknya) dengan siksa yang sangat keras....

Para pembaca yang mulia.
 Kalau pembaca menilai bahwa bencana pandemi ini  merupakan bukti ancaman Alloh ini sudah nyata, apakah kita tidak takut, apakah kita tidak segera merubah atau mencabut keputusan dan sikap kita yang menyakiti Alloh ?
Apakah kita rela generasi kita gancur ?
Kalau hancur ekonominya,  fisiknya ya mungkin itu kehancuran yang ringan, kecil sekali. Tetapi kalau yang hancur itu iman, moral (akhlaqnya) saya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada dunia dan anak cucu kita nanti.

Astaghfirulloohal adhiiiim.
Astaghfirulloohal 'adhiiiim.
Astaghfirulloohal 'adhiiiim.
 Alloohumma Ya Alloooh ihdinas shiroothol mustaqiiim.
Alloohumma Yaa Muqollibal quluuub tsabbit quluubanaa 'alaa diinik.
Allooohumma Ya Mushorrifal quluub shorrif quluubana 'alaa thoo'atik.
Alloohumma inna nas alukar ridlooka wal jannah. Wa na'uudzubika min sakhothika wannaaar.
Alloohumma inna na'uudzu bika bikalimaatillaahit taammah min syarri maa kholaqo.
Alloohumma innaa na'uudzu bika bikalimaatillaahit tammah min syarri covid tis'a 'asyar.
Istajib lanaa Yaa Allooh Yaa Mujiibas saa iliiin. Innaka 'alaa kulli Syain (ng) qodiiir.

Aamiiin.

Editor: Sudono Syueb