PERSATUAN UMAT ISLAM DAN SAVE PALISTINA



By: Ust. Anas Yusuf

Khutbah Jum'at tgl 14 Mei 2021  masjid Al A'raaf Jl. Danau Limboto Utara B1 A No. 4, Sawojajar.


Lenteraumat.com,Malang-
Ramadhan baru saja berakhir.
Saat umat Islam merasakan kebahagiaan dan kegembiraan suka cita menyambut Idul Fitri, namun hal ini tidak dirasakan oleh saudara muslim kita di Palestina. Karena aparat keamanan Israil biadab sang the riel Teroris laknatullah alaihi menyerang warga Palistina, kaum muslimin  Palistina diusir dari masjidil Aqsho dengan kekerasan, ditangkap, dibantai, dibunuh, dibom, dirudal dan ditembaki dst. 

Lebih dari 200 warga kaum muslimin Palistina terluka parah dan juga banyak yang meninggal.   Data hampir 90 persen tanah warga Palistina dicaplok dan dirampas oleh Zionis biadab laknatullah alaihi.
 
Memang saat ini umat Islam berada di bawah kekuasaan orang-orang Kafir dan kaum Munafiq kaffah.Begitupun yang terjadi di Indonesia, umat Islam
dimana meski secara jumlah, kita masih mayoritas, namun tak berdaya. Kita lemah dan tidak memiliki kekuatan yang signifikan baik dibidang politik, ekonomi, hukum, media sosial dan lain - lainnya. Betapa kuatnya hegomoni kekuasaan politik oligarki yang sudah mengakar dan mencengkram kuat.
Ditambah lagi tantangan dakwah kedepan semakin hari tidak semakin ringan tapi semakin berat, keras dan complicated.

Musuh-musuh umat Islam saat ini dalam kondisi bersatu, berkoalisi ingin menjatuhkan umat Islam, mereka tidak ingin umat Islam maju, bangkit bersatu, yang mereka inginkan adalah agar umat Islam hanya bertahan di pojok-pojok, di pinggir-pingir dan termarjinalkan dan semakin banyaknya nmuncul Islamophobia atau umat Islam takut pada ajaran Islam sendiri, ini sungguh aneh tapi nyata, itulah NKRI.

Apalagi dengan stigma dan fitnah yang sangat menyakitkan yaitu adanya tuduhan radikal, fundementalis dan ujung-ujungnya adalah teroris yang selalu disematkan kepada Umat Islam. Maka benar kata ulama Moh. Natsir Rahimahullah tokoh masyumi, Dewan Dakwah Islam Indonesia dan pejuang dan penggerak Islam politik :
- Jika umat Islam hanya beribadah, berdzikir, shalawat dan shalat maka dibiarkan. Bahkan di dukung dan difasilitasi.
- Jika umat Islam mulai berekonomi secara berjama'ah maka mulai di curigai dan diawasi
- Sedang jika umat Islam mulai berpolitik Islam dengan menggunakan potensi kekuatan umat maka akan di serang, dilumpuhkan dan dihabisi.

Itulah FAKTA nya dan ini bukan hoax.

Maka tidak ada pilihan kita umat Islam untuk menghadapi itu semua dalam kondisi terpuruk, mengalami krisis multi dimensional, Indonesia dalam kondisi tidak baik-baik saja alias sakit, umat Islam dipersimpangan jalan dan dalam kondisi bahaya, maka umat Islam harus bersatu dan bersatu lintas ormas, partai, gerakan dakwah Islamiyah, madzhab dan lani-lainnya yang penting dalam keluarga besar kaum ahlus sunnah wal jama'ah atau kaum sunni harus bersatu diatas kalimat Tauhid.

Karena tantangan dakwah ke depan akan semakin berat dan penuh hambatan. Sudah saat nya para da'i, para kyai, para mubaligh, ustadz, aktivis mujahid dakwah tidak sekedar mengajarkan masalah bab thaharah, munakahah atau fiqih an sich dan lain-lainnya.Namun sudah saat nya mereka juga mulai mengajarkan pentingnya bab dakwah wa jihad fisabilillah, pentingnya kekuatan politik, kekuatan ekonomi, kekuatan askaria, kekuatan media sosial dan menejemen berorganisasi modern. (Qs. Ash Shaf 4).

Mungkin kita saat ini belum bisa jihad secara fisik, melawan kebiadaban bangsa yahudi namun kita mulai bergerak dengan jihad harta dan do'a terutama utk membantu saudara muslim kita yang terdzalimi di Palestina oleh kaum biadab Zionis Israel the riel Teroris laknatullah.

Selain itu, ada beberapa langkah yang perlu umat Islam lakukan demi kuat nya persatuan dan menjaga Palistina, kenapa kita harus menjaga Palistina karena : 1. Palistina adalah qiblat umat Islam  pertama sebelum pindah ke Ka'bah. 2. Tiga tempat suci umat Islam di dunia. 3. Palistina adalah saudara kita dalam satu aqidah Islamiyah. 4. Palistina adalah negara pertama dan mendukung kemerdekaan bangsa Indonesia dan yang mengakuinya. 5. Masjidil Aqsho adalah tempat singgah dalam perjalanan Isro' dan Mi'roj. 6. Masjid kedua yang diangun di muka bumi setelah masjidil Haram. 7. Palistina tempat tanah lahir para Nabi dan para syuhada.8. Terbebasnya Palistina tanda umat Islam sudah bersatu dan terakhir adalah di Palistina tempat terbunuhnya dajjal.

Solusinya dalam mensikapi persoalan keumatan baik secara nasional bangsa Indonesia dengan carut marut dan krisis multi dimensional dan Indonesia dalam kondisi tidak baik-baik saja dan masalah Palistina adalah sebagai berikut : 
1. Pentingnya umat Islam harus bersatu dan bersatu, berjama'ah, bersinergi, berkolaborasi, berta'wun dibawa panji kalimat Tauhid ahlus sunnah wal jama'ah lintas negara muslim, ormas, partai, harokah Islamiyah. (Qs. Ali Imran 103) dan (Qs. Al Hujurat 10).

2. Revitalisasi Dakwah dan Jihad Fi Sabilillah dengan menejemen yang rapi dan profesionsl. (Qs. Ash Shaf 4), (Qs. Ash shaf 10-11), (Qs. At Taubah 111), (Qs. Muhammad 7) dst 

3. Umat Islam harus menguasai semua disiplin ilmu pengetahuan baik dibidang politik, ekonomi, hukum, kemiliteran, saint teknologi, menejemen organisasi dan media sosial dan seterusnya.(Al Alaq 1-5, Mujadallah 11).

_Wallahu a'lam_.

Editor: Sudono Syueb