IN MEMORIAM KHM THOHA: BELIAU ISTIQAMAH DALAM JALUR DAKWAH ISLAM HINGGA WAFAT

KH. Drs. M. Thoha (Foto: pwmu.id)

Laporan: Sudono Syueb:

Lenteraumat.com,Sidoarjo-
Telah dipanggil Allah Ta'ala hari ini Senin 24/5/2021 pukul 09.O0 di RS Khodijah, Sepanjang, Sidoarjo, seorang praktisi dakwah lslam yang istiqamah sejak muda hingga wafat. Beliau adalah KH. Drs. Muhammad Thoha, MA. yang selama ini aktif di Majlis Tabligh PW Muhammadiyah, Jawa Timur. 

Dalam rangka memberi penghormatan terakhir, sebelum almarhum KHM. Thoha dibawa ke masjid Al-lkrom, Wage, dari rumah duka untuk dishalati dan disarekan, bapak Drs. Noer Cholis Huda, MSi, Wakil Ketua PWM Jatim, atas nama  Muhammadiyah, Jatim, menyampaikan sambutan dan duka cita sedalam dalamnya atas wafatnya beliau.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita ini milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali. Atas nama keluarga besar Muhammadiyah Jawa Timur, kami ucapkan duka cita  yang sedalam dalamnya atas wafatnya saudara kita, kawan kita dan guru kita bpk KH. Drs. Muhammad Thoha, MA." kata  bpk Noer Cholis Huda.
Drs. Noer Cholis Huda, MSi

Saya kenal beliau, kata Noer Cholis Huda, lebih dari 30 tahun, sejak beliau nasih muda, belum jadi siapa-siapa dan belum punya apa-apa. Beliau berjuang dari bawah lewat jalur dakwah, dan selama itu beliau konsisten untuk berjuang di bidang dakwah itu. 

Karena itu, lanjutnya, kuliahnya dia milih siang, di Fakultas llmu Dakwah Universitas Muhammadiyah, Surabaya, yang sekarang menjelma jadi Fakultas Ushuluddin. Sejak muda dia milih jalur dakwah itu dan konsisten di jalur itu, tidak berubah. Ketika muncul banyak Partai, dia mau ditarik masuk Partai, dia tidak mau, dia dakwah terus.

Katanya,  bertahun-tahun saya dengan dia masuk di Majlis Tablig PWM Jatim. Dulu ada Bengkel Penelitian dan Pengembangan Dakwah (BPPD) PWM JATIM. Saya bersama beliau ke daerah-daerah untuk mencari data untuk bahan buat peta dakwah, mana daerah merah, kuning dan hijau, agar dakwah kita tepat sasaran. Kami terus mencari data sebelum ada reformasi, setelah Reformasi, kegiatan macet. Tapi bpk Thoha terus berdakwah, sampai akhir hayatnya dan tetap di Majlis Tabligh Muhammadiyah, Jatim. 

Saya sering  ingatkan ketika beliau mau khutbah, tutur Noer Cholis Huda, karena beliau belum sehat. Pak Thoha jangan khutbah dulu, sampeyan belum sehat?. Jawabnya, tidak apa-apa, mumpung saya masih bisa khutbah, kalau nanti tidak bisa berdiri saya akan khutbah dengan duduk. Sekarang saya masih bisa berdiri, bisa berjalan, kalau sakit nanti dengan duduk.

Semangatnya luar biasa, tuturnya, dan seperti kata pak KH Dr. Sholihin Fanani , dari Majlis Tablig, setiap Kamis atau Rabu beliau telepon terus kepada teman-teman yang mau ngisi khutbah Jum'at kuatir mereka lupa.

Semangatnya yang luar biasa itulah, harap Noer Cholis, semoga bisa diserap oleh putra-putrinya, bahwa beliau tidak pernah mengurangi semangatnya dalam dunia dakwah. Walaupun beliau sukses di bidang ekonomi, tidak berubah semangatnya. Dulu masih miskin sudah berdakwah, setelah berhasil juga tetap dakwah. Beliau selalu lstiqamah.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ قَا لُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَا مُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰٓئِكَةُ اَ لَّا تَخَا فُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَ بْشِرُوْا بِا لْجَـنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
"Sesungguhnya orang-orang yang berkata, Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu."
(QS. Fussilat 41: Ayat 30)

Sekali lagi, atas nama Muhammadiyah, Jawa Timur, mengucapkan duka cita sedalam dalamnya atas wafatnya bpk Thoha, semoga husnul khotimah dan dapat rahmat di sisi-Nya

اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه، اامين