Aktif Lawan Radikalisme, Akun Facebook Firman Syah Ali Dibanned

Lapiran: Elbaroroh

Surabaya- Aktivis Kontra radikalisme Firman Syah Ali yang akrab disapa Cak Firman sedang berduka karena akun facebooknya dibanned. Akun tersebut aktif melakukan kontra narasi terhadap radikalisme dan intoleransi sejak tahun 2009. Cak Firman mengaku sangat kecewa dengan keputusan Facebook, Inc. tersebut.

"Terus terang saya sangat kecewa, saya kontra radikal kok diperlakukan bagaikan penggerak radikalisme. Bagaimana sistem verifikasinya?" Ujar keponakan Mahfud MD ini dengan kesal.

"Yang paling saya sesalkan, akun Facebook saya berisi koleksi foto keenam anak saya sejak mereka baru lahir hingga saat ini, ya ikut hilang disapu bersih oleh Facebook, Inc. Foto kebersamaan saya dengan sahabat-sahabat terbaik baik yang kini sudah wafat maupun masih hidup juga lenyap. Kalau foto dengan para tokoh dan pejabat tinggi negara itu tidak begitu saya sesali, sering ketemu dan bisa foto lagi walaupun momennya tentu saja jauh berbeda dengan foto-foto yang sudah hilang" lanjut Bendahara Umum IKA PMII Jatim ini.

Kontak Pertemanan yang turut lenyap membuat Cak Firman kesulitan add friend lagi, rata-rata pertemanan mereka sudah penuh. Yang lebih ironis, Cak Firman sudah membuat akun baru, hanya bertahan sehari langsung diblokir oleh Facebook, Inc.

"Saya telah membuat akun baru, mengisi biodata dan profil serta prosedur lainnya yang tentu saja sangat ribet, eh baru umur sehari diblokir oleh Facebook, Inc. hanya karena saya posting foto bersama tiga orang wanita sambil menyerukan kerukunan antar umat beragama, apa-apaan ini?" sergah Pengurus Harian LP Ma'arif NU Jatim ini.

Bahkan salah satu akun Facebook Cak Firman yang sudah lama tidak aktif karena eror, ketika dibuka ternyata juga tidak bisa dibuat posting apa-apa, karena diblokir.

"Akun terlama saya sebetulnya ada, nama akunnya Firman Syah Ali Pamekasan, itu sudah lama tidak saya buka karena eror, suka auto unfriend sehingga saya diamuk-amuk orang yang merasa saya unfriend. Akun ini saya buka ternyata juga sudah diblokir, saya tidak bisa posting apapun. Apa cita-cita Mark Zuckerb*rg? Quo Vadis Facebook?" teriak BPO HKTI Jatim ini.

"Saya sudah naik banding ke Facebook, Inc., dia minta foto KTP ya saya beri, eh ternyata malah dibanned. Sekarang di akun yang baru saya jadi males untuk naik banding, entah ke mana saya harus mengadu? Entah siapa yang harus saya demo? Bagaimana caranya?" pungkas aktivis gerakan aksi reformasi angkatan '98 ini.